Nekat Bawa Penumpang, Siap-Siap Dihentikan Polisi

0
3

Surabaya – Jelang diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, tiga pilar terdiri dari TNI-Polri dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan aturan main untuk membatasi kegiatan sosial di luar rumah bagi warga Kota Surabaya.

Dalam Perwali nomor 16 tahun 2020, salah satu poin adalah driver ojek online masih bisa beroperasi, namun dilarang membawa penumpang selama PSBB berlangsung.

Menyikapi itu, Polrestabes Surabaya melalui Satlantas Polrestabes Surabaya akan mendukung penuh langkah pemerintah kota dalam menegakkan aturan tersebut.

“Prinsipnya kami akan mendukung penuh aturan yang sudah ditetapkan Pemkot Surabaya. Nanti kami akan tempatkan personel di ruas jalan bersama Dishub dan TNI untuk mengawal aturan PSBB di Surabaya ini,” kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra, Sabtu (25/4/2020).

Terkait aturan ojek online dilarang membawa penumpang, Teddy memastikan, tak akan melakukan penindakan berupa tilang jika menemukan driver ojol yang bandel (tetap membawa penumpang).

Namun, polisi akan menghentikannya dan terpaksa menurunkan penumpang tersebut karena aturannya sudah jelas.

“Kalau di Undang-undang Lalu lintas kan tidak ada pelanggaran seperti itu. Jadi tidak bisa kami tilang. Tetapi nantinya jika mendapati hal tersebut maka akan kami hentikan dan penumpangnya terpaksa kami suruh turun,” tambahnya.

Teddy mengimbau, agar masyarakat di Surabaya tetap dirumah saja dan mematuhi aturan PSBB yang sudah dijabarkan melalui Perwali nomor 16 tahun 2020.

“Ya ini untuk kebaikan bersama. PSBB bukan berarti Lockdown. Masyarakat masih bisa beraktifitas selama diperbolehkan dalam aturan perwali tersebut. Kita ikuti aturan ini demi memutus rantai Covid-19 agar segera selesai,”tandasnya.

Baca Juga; PSBB, Hari Ini Hingga Lusa Masih Himbauan dan Tegoran 

Sumber: surabaya.tribunnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here